Minggu, 03 Januari 2016

Unplanned trip (1)

Di awal tahun 2016 ini, perjalanan saya mulai dari daerah jawa tengah. Ya, karena saya sekarang merantau untuk menuntut ilmu di sebuah universitas di jawa tengah, maka perjalanan diawali dari sekitar tanah perantauan saya 😀

Awalnya saya hanya iseng mencoba untuk lewat jalan lain ketika dalam perjalanan menuju semarang dari magelang. Biasanya saya selalu lewat ring-road ambarawa-bawen tapi hari itu saya dan sahabat saya iseng ingin lewat jalan biasa. Alhasil, beloklah kami ke arah "museum kereta api ambarawa" sesuai dengan papan petunjuk yang kami lihat.

Pagi itu suasana di tempat parkir museum masih sangat sepi, kami adalah pengunjung dengan sepeda motor pertama yang parkir disana. Mengapa kami pilih museum sebagai tempat wisata? Karena selain (biasanya) murah, museum juga banyak memberikan pengetahuan dan spot foto yang menarik 😀
*maklum mahasiswa

Harga tiket masuk museum kereta api ambarawa untuk dewasa adalah Rp 10.000 cukup murah bukan? Sedangkan tiket untuk menaiki kereta uap pp ambarawa-tuntang Rp 50.000 dan rute ini hanya dibuka setiap hari minggu dan/atau libur nasional.

Di dalam museum tersebut kita dapat melihat berbagai macam kereta uap, alat-alat komunikasi antar stasiun pada masa lalu, dan lain sebagainya. Nah, pada zaman kekuasaan raja willem 1 museum ini adalah sebuah stasiun kereta api yang digunakan untuk mengangkut tentara dari dan menuju semarang. Sehingga di dalam stasiun tersebut masih berdiri kokoh bangunan stasiun willem 1 beserta genta dan alat-alat pendukung operasional stasiun lainnya 😀

Yuk teman, sebagai anak Indonesia kita harus lebih mengenal sejarah dan kebudayaan bangsa kita sendiri. Mulai dari diri sendiri, dan dari hal kecil. Kalau bukan kita, siapa lagi?